Teknopreneur.com- Lada hitam atau dalam bahasa latin dikenal sebagai Piper ningrum L ternyata memiliki khasiat lain selain sebagai bumbu masakan. Sutyarso, Dosen Biokimia meneliti lada hitam sebagai anti-aging yang diuji cobakan terhadap mencit.

Menurut Sutyarso,  dikaitkan dengan angka harapan hidup di negara terutama negara berkembang semakin meningkat, jadi dari titik angka harapan hidup yang semakin meningkat, berbagai macam terkait kesehatan dikaitkan dengan usia lanjut, yang dikenal dengan penyakit degeneratif. Secara kesuluruhan dinamakan proses menua, dan tiap orang mengalami proses penuaan. Di dalam tubuh kita, organ tubuh mengalami penurunan fungsi.

Selama ini yang kita ketahui mengenai penuaan hanyalah mengenai keriput di wajah, dan bertambahnya umur. Dibalik itu semua, Sutyarso meneliti kemampuan lada hitam dalam memperbaiki fungsi reproduksi, khususnya reproduksi pada pria, dengan media mencit sebagai bahan uji coba.

Pada pria yang telah berumur 55 tahun keatas akan mengalami Andropouse, yaitu penurunan fungsi reproduksi. Lain dengan perempuan yang mengalami menopause, yaitu fungsi reproduksi yang berhenti.

Langkah pertama ialah dengan mengekstrak lada hitam, hingga didapatkan senyawa yang diingikan, lalu hasil ekstrak lada hitam dicampurkan pada makanan mencit. Mencit dilihat perkembangannya sejak umur lima bulan hingga Sembilan bulan. Hasilnya diketahui mencit yang mengonsumsi ekstrak lada hitam fungsi reproduksinya tidak seperti mencit seumurnya yang tidak mengonsumsi lada hitam.

Dari hasil penelitian diketahui Fungsi ekstrak lada hitam yaitu  meningkatkan fungsi testosterone, meningkatkan motilitas sperma,dan  meningkatkan jumlah sperma yang seharusnya menurun pada usia tersebut.