Teknopreneur.com – Berkembangnya dunia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) berpengaruh hampir  keseluruh aspek kehidupan. Banyak kelebihan dan kekurangannya, itu semua tergantung individu (perorangan) apakah mau memanfaatkannya untuk hal positif atau negatif. Dalam hal ini, Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mencoba memanfaatkan teknologi untuk melangsungkan tes Calon Pegawai Negri Sipil (cpns).

Semenjak tahun 2013 yang lalu, KemenPAN – RB mencoba menggunakan metode baru yaitu dengan komputerisasi atau biasa disebut Computer Asisted Test (CAT).  Metode itu sesuai dengan surat  edaran no: SE/10/M.PAN-RB/08/2013 yang dikeluarkan oleh kemenpan-RB yang meminta seluruh pejabat kepegawaian di Indonesia untuk menyiapkan sarana dan prasarana agar berpartisipasi mendukung dan menyukseskan pelaksanaan sitem CAT tersebut.

Menurut wakil mentri dari kemenpan-RB Eko Prasojo Pada Tahun 2014 ini dari 100.000 Formasi yang direbutkan diantaranya 60.000 untuk menjadi PNS dan 40.000 untuk menjadi PPPK. Adaptasi teknologi ini yaitu salah satu tujuannya dengan harapan pada saat test CPNS bisa lebih efektif dan efisien, dan tentunya yang lebih utama yaitu meminimalisir kecurangan.

Dengan sistem yang terkomputerisasi ini tentunya rawan akan permasalahan lain ( salah satunyapembajakan) , terlepas entah pembajakan atau tidak saat ini tersebar luas di internet aplikasi atau software yang berisi soal – soal test CPNS. Dengan demikian hal ini pun dimanfaatkan (peluang bisnis) oleh berberapa orang atau kelompok untuk membuat suatu software aplikasi yang berisi latihan – latihan soal tes CPNS, ada yang gratis dan adapula yang berbayar. Artinya perkembangan teknologi bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, terlepas entah itu positif atau negatif  sekali lagi itu tergantung user (pengguna).