Teknopreneur.com- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  membangun sebuah portal rumah belajar untuk memfasilitasi ketersediaan konten bahan belajar. Portal ini dapat dimanfaatkan oleh pendidik dan peserta didik, seperti bahan belajar interaktif yang dilengkapi dengan media pendukung gambar, animasi, video dan simulasi.

Rumah belajar merupakan salah satu bentuk digitalisasi dunia pendidikan. Pembelajarn bisa berjalan interaktif dengan dialog, chating, atau menggunakan skype. Saat ini Kemendikbud memang sedang menggarap pola pembelajaran jarak jauh, yaitu bentuk pelayanan yang harus mengakomodasi masyarakat yang mobile dengan sistem online seperti rumah belajar.

Ari Santoso, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Kemendiknas mengatakan sistem online ini bukan untuk mengganti tatap muka. Tetapi sebagai pelengkap proses pembelajaran di sekolah. Guru dituntut untuk bisa mengarahkan, sedangkan siswa dipacu untuk bisa mencari banyak literatur sendiri karena guru bukan satu-satunya sumber.

“Materi-materi yang belum dimengerti bisa diakses online dengan rumah belajar,” tambah Ari. 

Untuk dapat memanfaatkan portal ini dengan optimal pengguna harus melakukan registrasi, tanpa dipungut biaya. Dengan registrasi pengguna dapat mengupload konten, mengunduh konten, komunikasi secara synchronous maupun asynchronous berupa forum, kelas maya serta bimbingan belajar yang ada di portal rumah belajar. Tanpa melakukan registrasi, pengguna hanya bisa melihat konten yang ada di portal ini.