Teknopreneur.com – Hitachi Data System (HDS) secara resmi memperkenalkan teknologi terbarunya yang berkaitan dengan infrastruktur IT. Teknologi terbaru yang disebut dengan CCI (Continuous Cloud  Infrastructure) dirancang dan diklaim mampu untuk mempercepat kesuksesan perusahaan dengan Business Defined IT dengan memperkuat pondasi IT perusahaan tersebut serta lebih responsif.

Setelah sebelumnya, teknologi CCI dari HDS ini telah diperkenalkan pertama kali secara serentak pada tanggal 23 April 2014 di Amerika Serikat, Brazil dan Singapura (untuk wilayah Asia Pasifik).

Dalam konferensi pers yang dilakukan di Jakarta,Rabu (30/04) dihadiri oleh Colin Tan, Country Manager Emerging Market Hitachi Data Systems Indonesia;  Hu Yoshida, Vice President & Chief Technology Officer Hitachi Data Systems, dan Neville Vincent, SVP & GM Hitachi Data Systems Asia-Pasific. Dijelaskan bahwa pondasi IT yang disebut dengan “Continuous Cloud Infrastructure” ini dapat mendorong efisiensi IT melalui sebuah arsitektur kaya perangkat lunak dan responsif yang dapat dengan cepat bereaksi terhadap kebutuhan-kebutuhan yang berubah tanpa mendesain ulang dan gangguan terus-menerus. Continuous Cloud Infrastructure menjamin pelanggan dapat membangun lingkungan IT yang  tersedia digunakan, terotomatisasi dan lincah untuk pusat data generasi berikutnya.

Dengan tujuan-tujuan itu, Hitachi memperkenalkan software Hitachi Storage Virtualization Operating System (SVOS), Hitachi Virtual Storage Platform G1000, versi baru platform managemen Hitachi Command Suite versi 8 dan penambahan signifikan pada Hitachi Unified Compute Platform dan UCP Director 3.5. Bersama-sama, teknologi-teknologi ini menyediakan infrastruktur IT yang dapat beradaptasi pada kebutuhan-kebutuhan bisnis yang berubah terus-menerus, tanpa gangguan, fleksibilitas dan infrastruktur yang lebih sederhana untuk ke masa depan menuju software defined data center (pusat data tervirtualisasi) tanpa lapisan-lapisan yang rumit .

Hu Yoshida mengatakan, “Agar dapat dilaksanakan di dalam dunia bisnis, tim IT mencari strategi infrastruktur baru untuk menggelar infrastruktur yang lebih berkesinambungan, dapat beradaptasi dan memiliki skalabilitas. Bisnis memerlukan solusi yang tidak mengharuskan perubahan-perubahan yang terus-menerus dan mengganggu untuk teknologi yang mereka dukung. Dan itulah yang kami sampaikan hari ini.”