Teknopreneur.com – “Tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya yang sepi dengan startup-startup di bidang teknologi,”ujar Stefan Jung, Co-founder and Managing Director Rocket Internet South East Asia.

Acara kompetisi startup pun sangat sepi dan ide yang ada tidak bervariasi tidak seperti acara hari ini, di Ajang Tahunan Echelon 2014 yang diorganisir oleh e-27 sebuah platform untuk pendiri startup di bidang teknologi, bisnis dan industri berbasis teknologi.

Ia pun berpesan agar para startup tidak stagnan ditempat, karena bisnis itu selalu pasang surut. Maka harus selalu belajar dan belajar meski gagal. Dan startup yang sukses harus bisa menginspirasi bagi para startup lainnya untuk mengembangkan produk dan jasa mereka. Sehingga bukan hanya startup-startup baru yang bermunculan namun industri juga mengalami kemajuan.

Pada ajang Echelon ini ditampilkan 10 startup terbaik Indonesia yang terdiri dari Akunting Mudah, Codemi Global Pt,PT Buqu Global, Pt Portal Bisnis Indonesia, Rocktokom Ritel Busana, Spavista,ThinkThank, Digital Publishing Asia, Whatsnew Asia dan Dinopal Pte.Ltd.  

Kesepuluh peserta diseleksi oleh para dewan juri di Universitas Multimedia Nusantara yang terdiri dari Stefan Jung,Co-founder and Managing Director, Rocket Internet South East Asia, lalu Edi Taslim Digital Grup Director Kompas Gramedia Group, Michael Lints Managing Director Fazhan Ventures serta Thaddeus Koh, COO & Co-founder e27.

Setelah melalui proses penyeleksian Spa Vista menjadi pemenang dalam ajang yang sudah diadakan sejak empat tahun lalu berhak mengikuti tech confrence Echelon 2014 di Singapura (10-11/6) mendatang untuk memamerkan starup mereka di depan para investor kelas atas, startup founders,CEO dan berbagai korposrasi serta ajang promosi internasional.