Teknopreneur.com – Dalam proses pembakaran terdapat 3 komponen utama yaitu bahan bakar, udara, dan panas awal. Berdasarkan data penelitian Rahmat dan rekan-rekannya, dalam udara terkandung Oksigen kira-kira sebanyak 21%, Nitrogen sebanyak 78%, dan gas lain sebanyak 1%. Sedangkan untuk melakukan pembakaran yang baik, hanya dibutuhkan gas O2 (Oksigen).

Jika dalam pembakaran terdapat gas Nitrogen dan uap air, maka jumlah panas awal yang didapat oleh Oksigen lebih sedikit sehingga pembakaran menjadi tidak sempurna. Selain itu, reaksi gas Nitrogen dan uap air dapat menurunkan efisiensi pembakaran atau prestasi mesin. Sekam padi (emas hitam) ini berfungsi untuk menaikkan efisiensi pembakaran dan prestasi mesin sehingga dapat mengurangi polusi yang dihasilkan oleh kendaraan.

Secara mekanik dapat dijelaskan bahwa udara yang masuk melalui filter akan menabrak lapisan emas hitam yang tadi sudah diletakkan di atas filter. Emas hitam ini kemudian mereduksi atau menurunkan kadar H2O ­yang ikut masuk melalui udara. Sehingga jumlah kandungan O2 udara yang masuk lebih banyak dibandingkan dengan tidak menggunakan emas hitam. Jika jumlah Oksigen dalam pembakaran kurang, maka pembakaran akan menghasilkan gas CO (karbonmonoksida) yang bersifat racun. Selain itu juga akan menghasilkan gas Hidrokarbon (HC) dan Nitro Dioksida (NO2) yang dapat mencemari lingkungan. Sedangkan jika pembakaran dilakukan dengan Oksigen yang cukup, maka hasil pembakaran adalah CO2 dan H2O atau hasil pembakaran lebih sempurna.

Selain digunakan untuk sepeda motor, alat ini juga dapat diterapkan pada mesin diesel. Sama halnya dengan penerapan terhadap sepeda motor, pada mesin diesel, alat ini juga dipasang pada tempat biasa udara masuk ke dalam mesin. Dalam penerapan terhadap mesin diesel, alat ini mampu menghemat bahan bakar hingga 20%.