Teknopreneur.com – Menurut Buhani, biomassa algae merupakan salah satu material alam yang memiliki potensi sebagai penyerap logam berat. Algae juga merupakan bio indikator yang baik untuk meneliti tingkat pencemaran air laut.

Selain itu, algae merupakan material yang bisa terurai kembali secara alami tanpa menimbulkan suatu dampak yang negatif. Belum lagi karena algae adalah sumberdaya yang dapat diperbaharui dan dilestarikan oleh manuasia. Hal itulah yang menjadi alasannya memanfaatkan algae.

Pemanfaatan algae sebagai bahan penyerap logam berat dilakukan dalam beberapa langkah. Agar lebih efektif sebagai zat penyerap, algae dicampurkan dengan silika. Silika berperan sebagai matriks pendukung, sementara biomassa algae sebagai adsorben logam. Penggunaan teknik adsorbsi dalam mengurangi kadar logam dipih karena prosesnya yang sederhana dan biaya yang relatif murah.

Menurutnya, secara mikroskopis biomassa algae mengandung beberapa gugus aktif yang dapat berperan sebagai ligan untuk mengikat ion logam. Gugus aktif inilah yang akan mengikat logam berat di perairan sehingga kadar logam berat yang mencemari air menjadi berkurang. Uji coba penelitian ini dilakukan di daerah pembuangan limbah yang mengandung banyak logam berat.