Teknopreneur.com – Indonesia berada di peringkat  109 secara global untuk rata-rata kecepatan koneksi puncak yaitu hanya 11,3 Mbps dari rata-rata global. 18,9 Mbps, masih di bawah Filipina, Vietnam, dan China berdasarkan data dari Akamai Technologies, 2013.  Menurut Rizkan Chandra, Direktur Network IT dan Solution Telcom, Indonesia masih tertinggal dalam hal infrastruktur. “Ada kesenjangan ICT yang lebar antara wilayah Barat dan Timur Indonesia.”

Rizkan mengatakan solusinya bisa dilakukan dengan infrastructure sharing. “Jaringan infrastruktur telekomunikasi dapat digunakan bersama oleh setiap penyedia jaringan telekomunikasi,” ucapnya.

Rizkan menerangkan infrastructure sharing bisa dilakukan dengan pertimbangan untuk menjamin efisiensi, sistem harmonisasi, dan pemerataan pembangunan nasional dalam hal berbagi infrastruktur.

Senada dengan Rizkan, President Director dan CEO Indosat, Alexander Rusli mengatakan berbagi infrastruktur dapat dilakukan untuk penghematan biaya. Karena menurutnya penghematan biaya dalam pembangunan infrastuktur adalah suatu keharusan.

Rusli berpendapat meski diskusi mengenai hal ini saat ini lambat tapi regulasi dapat memfasilitasi proses yang lebih cepat. “Peningkatan regulasi diperlukan untuk memungkinkan berbagi infrastruktur yang lebih luas antar operator,” tuturnya.