Teknopreneur.com – Media Sosial (Medsos) saat ini memang sedang melambung tinggi, seakan – akan sudah menjadi kebutuhan pokok setiap orang di seluruh dunia. Tidak hanya individu, lembaga – lembaga pun menggunakan medsos untuk keperluannya. Tidak terkecuali  Departemen Kepolisian, seperti di Amerika lembaga ini menggunakan Medsos dalam membantu penyebaran informasi untuk memerangi kejahahatan.

Departemen Kepolisian Oakland, Amerika Serikat, memiliki petugas atau admin tersendiri untuk menggunakan medsos sebagai alat pemberitahuan kepada public. Petugas itu terus Update informasi, bahkan sampai peringatan darurat. Letnan Chris Bolton dari Departemen Kepolisian Oakland mengatakan  medsos bisa dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi informasi publik.

Medsos dinilai efektif untuk memerangi kejahatan, sebuah survei 2013 tentang media sosial dari Asosiasi Internasional Kepala Polisi menemukan bahwa 96 % dari departemen kepolisian menggunakan media sosial dalam beberapa kapasitas , dan lebih dari 80 % mengatakan itu telah membantu mereka memecahkan kejahatan.

 Facebook adalah platform yang paling populer untuk departemen kepolisian , dengan lebih dari 92 % dari departemen sosial aktif menggunakan Facebook . Twitter adalah di baris berikutnya dengan hampir 65 % , dan hampir 43 % berada di YouTube . Meskipun tidak secara luas diadopsi sebagai platform sosial lebih tradisional , Nextdoor adalah jaringan lain semakin populer di kalangan departemen kepolisian. Nextdoor adalah jejaring sosial yang diunakan di Amerika Serikat, tentunya untuk memudahkan pihak kepolisian.