Teknopreneur.com – Jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Mungkin itulah prinsip yang dipegang oleh kelima kandidat Ganesha Innovation Championship Awards (GICA) 2014. GICA merupakan penghargaan yang diselenggarakan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, untuk alumni ITB yang berhasil melakukan pengembangan masyarakat (sosial, ekonomi, budaya) dengan inovasi yang dimilikinya dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.

Jadi bukan hanya inovasinya saja yang dinilai namun juga dedikasinya kepada masyarakat. Para kandidat yang terpilih pun bukan hasil dari perekomendasian pribadi. Melainkan direkomendasikan oleh masyarakat sendiri. Dari 52 yang direkomendasikan, terpilihlah 15 besar. Setelah dilakukan lagi seleksi pada tanggal 27 Februari 2014 di Hotel Le Meridien Jakarta oleh lima dewan juri yang juga alumni ITB namun berbeda profesi. Mereka adalah:

Ninok Leksono (KIN),

Betti Alisjahbana (IA ITB),

Yani Panigoro (Medco Group),

Nurpamudji (Dirut PLN),

Ridlo Eisy (Pikiran Rakyat).

 

Kelima kandidat terpilih tersebut adalah:

Andi Taufan Garuda Putra (SBM 2004),

Eko Priyo Pratomo

Dian Wahdhini Syarief ( Hokky Situngkir, Teknik Elektro 1996),

Onno Widodo Purbo (Teknik Elektro 1981),

Tedy Tritjahyono (Mesin 1991).

 

Kelima kandidat ini telah mengalahkan sepuluh kandidat kandidat lainya, yakni:

Budi Rahardjo (Teknik Elektro 1981),

Irwan Hermanto Marbun (Teknik Sipil 1980),

Muhamad Sahlan (Kimia 1980),

Rama Royani (Teknik Fisika Tahun 1964),

Syauki Amin ( Kimia 1985),

I Nyoman Pugeg Aryantha (Biologi 1988),

Enri Damanhuri (Teknik Penyehatan 1975),

Fenny M. Dwivany (Biologi 1988),

Elin Yulina Sukandar (Farmasi 1974),

Sofia W. Alisjahbana (Teknik Sipil 1992).

 

Kemudian 7 Maret 2014 di Bandung kelima kandidat akan diseleksi kembali oleh juri yang berbeda. Kelima juri tersebut adalah:

Marzan Aziz Iskandar (Kepala BPPT),

Akhmaloka (Rektor ITB),

Rozik B. Soejipto (Freeport Indonesia),

Jusman Syafei Djamal (Komisaris Telkom),

Bien Subiantoro (BJB),

Bambang Harimoerti (CEO Tempo).

 

Kandidat yang terpilih akan dianugerahi penghargaan esok harinya, 8 Maret 2014. Kandidat yang terpilih diharapkan bukan hanya bisa lebih berdedikasi ke masyarakat namun juga bisa memberikan inspirasi dan mendorong budaya inovasi dikalangan alumni ITB lainnya.