Teknopreneur.com – Mobil terbuat dari karbon banyak, mobil yang terbuat dari alumunium berserakan. Bagaimana dengan mobil yang terbuat dari Ganja? Tidak sekedar menjadi energi alternatif, serat pohon ganja bisa digunakan sebagai bahan dasar pembuatan bodi mobil. Seperti yang dilakukan oleh  Canadian Motive Indutry, perusahaan ini berhasil membuat mobil litrik berkapasitas 4 penumpang dengan nama Kestrel.

Studi penelitian di Canada berhasil menemukan  inovasi dari  Canabis Sativa atau di Indonesia sendiri akrab dengan  sebutan  ganja. Serat ganja/hamp  bisa disulap menjadi bahan pembuat bodi mobil yang lebih ringan dari serat karbon

Kestrel  dibuat  dari daun ganja yang diubah menjadi bahan komposit nan ringan. Hasil pembudidayaan Alberta Innovates Technology Futures (AITF) itu diklaim tetap ringan tanpa mengurang daya tahannya. Mobil ini memiliki  kecepatan sampai135km / h ( 83mph ) dan berbagai 160 km ( 100 mil ) dengan tuduhan penuh . Ini akan berat 850kg dan akan rumah baterai 16kW / jam lithium – ion .

“Kami melihat sebuah kesempatan yang unik untuk membuat kemajuan yang signifikan di sektor automotif Kanada dengan menyediakan produk yang bisa berkelanjutan serta menciptakan peluang lapangan kerja baru,” ungkap President Canada Motive, Nathan Armstrong seperti dikutip dari Autoevolution, Selasa (24/8/2010).

Bahan komposit hasil ubahan dari daun ganja ini dibuat menjadi bodi mobil yang ringan, tetapi dengan biaya yang lebih murah dibanding menggunakan bahan serat karbon. “Bahan alami seperti ganja dapat menawarkan alternatif sumber yang berkelanjutan yang bisa digunakan dalam serat komposit,” tambah Juru Bicara AITF, John Wolodko.