Teknopreneur.com – Inovasi pembuatan kopi terus ada dari tahun ke tahun. Kopi luwak merupakan salah satu dari inovasi proses pembuatan kopi tersebut. Kopi luwak merupakan kopi yang proses pembuatannya di fermentasi dari dalam perut hewan Luwak.  

Saat ini pembuatan kopi dengan menggunakan hewan luwak sebagai media fermentasi banyak menuai kecaman. Pasalnya para pembuat kopi luwak melakukan eksploitasi terhadap hewan luwak. Apabila proses pembuatan kopi menggunakan hewan luwak terus dilakukan dikhawatirkan kelestarian luwak akan terancam.

Sebuah inovasi pembuatan kopi terbaru telah dibuat. Kopi ini dinamakan kopi papain. Kopi ini menggunakan enzim papain dalam proses pembuatannya. Dari segi citarasa dan kandungan kafein kopi ini memiliki kemiripan dengan kopi luwak.     

Pembuatan kopi papain cukup mudah. Kopi yang baru dipetik dari pohon dimasukkan ke dalam larutan. Larutan tersebut mengandung enzim papain di dalamnya. Perendaman kopi dengan enzim papain ini dilakukan selama 24-48 jam. Setelah proses perendaman selesai kopi dijemur dan dikeringkan selanjutnya kopi tersebut siap diolah menjadi kopi bubuk.

Kopi Papain ini merupakan hasil penelitian dari Beni Hidayat dosen Politeknik Negeri Lampung. Dibanding kopi luwak kopi papain lebih murah . Kopi luwak harganya kurang lebih Rp 600 ribu/kg sedangkan kopi papain hanya Rp 150 ribu/kg.