Teknopreneur.com – Ikan bandeng sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Bandeng adalah ikan yang merupakan makanan penting di Asia Tenggara. Ikan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih ada dalam familia Chanidae. Bandeng mempunyai daerah penyebaran yang luas. Mereka hidup di Samudra Hindia dan menyeberanginya sampai Samudra Pasifik,mereka cenderung bergerombol di sekitar pesisir dan pulau-pulau dengan koral. 

Di Indonesia banyak daerah-daerah yang terdapat bandeng yakni meliputi perairan pantai Aceh, Bengkulu, Lampung, pesisir utara Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tengah serta di Halmahera. Banyak olahan makanan yang berbahan dasar dari Bandeng salah satunya sate bandeng. Sri Waluyo dosen Teknik Pertanian Universitas Lampung membuat sate bandeng. Berbeda dengan sate bandeng pada umumnya sate bandeng hasil karyanya ini tidak menggunakan batang tusuk pada proses pengolahannya. Ikan bandeng dibuka kulitnya lalu daging dan duri di  dalamnya diambil.

Daging yang diambil lalu dicampurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan, setelah itu dimasukkan ke dalam ikan lagi dan dibungkus dengan kulitnya yang tadi dilepas. Agar lebih tahan lama ikan yang telah jadi tersebut dimasukkan ke dalam vacum lalu dikemas dan diberi label sebagai identitas  produk. Sate Bandeng hasil olahan Sri Waluyo merupakan salah satu bentuk hasil pengabdiannya kepada masyarakat. Sate Bandeng ini sudah diproduksi secara massal di daerah minapolitan di kecamatan Pasir Sakti Lampung Timur.

Vacum kemasan atau kemasan vakum adalah peralatan pengemasan yang digunakan untuk menekan pertumbuhan bakteri yang menyebabkan pembusukan.  Menurut wikipedia, vacum merupakan kemasan untuk mengurangi oksigen atmosfer, membatasi pertumbuhan bakteri aerobik atau jamur, dan mencegah penguapan komponen volatile. Hal ini juga biasa digunakan untuk menyimpan makanan kering selama jangka waktu yang panjang seperti sereal , kacang-kacangan, daging asap, keju, ikan asap, kopi, dan keripik kentang. Pada jangka lebih pendek, kemasan vakum juga dapat digunakan untuk menyimpan makanan segar, seperti sayuran, daging, dan cairan,karena menghambat pertumbuhan bakteri.