Teknopreneur.com – Satu lagi, karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Atika dan dua rekannya, menciptakan aplikasi berbasis 3D yang membantu anak memahami anatomi tubuh. Menurut Tika, ide pembuatan software ini muncul karena mereka tertarik membantu anak SMA yang kesulitan memahami pelajaran biologi. Ia menilai selama ini guru hanya menjelaskan contoh dari buku tulis secara 2D. Dengan begitu, siswa belum mampu memahami contoh secara riil.

Selain itu, penggunaan alat peraga juga rentan rusak. Ketidaktahuan pegguna serta kejahilan peserta didik dapat membuat alat peraga yang digunakan menjadi cepat rusak. Oleh karena itu, Tika dan timnya mengembangkan software ini.

Bisnis media pembelajaran berbasis software 3D juga mulai marak beredar. Kemajuan teknologi mulai menuntut setiap orang untuk berinovasi. Tak terkecuali untuk perkembangan media pembelajaran di sekolah.

Tika mengungkapkan software buatannya menggunakan program anotrus. Berbekal buku anatomi yang ia pinjam dari permustakaan fakultas kedokteran Unila, tim Tika mulai menggarap project ini. Tahap pembuatannya sendiri memakan waktu selama tiga bulan.

Pembutan software dimulai dengan mendesain anatomi tubuh manusia dalam program anotrus. Semua desain langsung dibuat menggunkan computer. Selanjutnya adalah memberikan efek animasi dan gerak pada desain anatomi. Animator harus mampu memberikan efek gerak yang persis seperti tubuh manusia.

Berbagai informasi mengenai anatomi tubuh manusia sudah dimasukkan ke dalam program. Hal ini memungkinkan siswa mendapatkan informasi mengenai bagian tubuh yang diinginkan. Program ini juga memungkinkan siswa belajar anatomi tubuh dari rumah menggunakan komputer.

Tika mengaku ingin mengembangkan software 3D lainnya. Namun, menurutnya butuh modal dari perusahaan besar yang bersedia mengembangkan software ini. “Kepikiran untuk menjadikannya bisnis,” ujarnya saat ditemui.