Teknopreneur.com – Mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan super hero yang menggunakan jaring laba – laba sebagai senjata utamanya.  Ternyata hal itu bukan hanya sekedar fiksi atau rekayasa, saat ini para peniliti sudah mengakui bahwa serat dari jaring laba – laba di nilai lebih kuat dari serat baja, bahkan lebih kuat dari kevlar (bahan yang digunakan untuk rompi anti peluru).

Menurut ahli zoologi evolusioner University of Aarhus di Denmark dan ahli jaring laba-laba Fritz Vollrath, jaring laba-laba lebih tahan lama dan elastis dibanding fiber terkuat buatan manusia (Kevlar) , Menurut profesor emeritus teknik mesin di University of Houston John Lienhard, selain sangat lentur, jaring laba-laba mampu meregang hingga 140% tanpa rusak, untuk bahan sekuat ini jaring laba-laba termasuk sangat ringan.

Tidak hanya digadang – gadang bisa dijadikan rompi anti peluru, perusahaan asal jepang  yang bernama Spiber of Tsuruoka belum lama ini telah mengembangkan suatu teknologi baru untuk menghasilkan kain bernama Qmonos (sarang laba-laba dalam bahasa Jepang) yang terbuat dari serat jaring laba – laba.

Kain sutera sintetis super kuat ini renacananya akan diproduksi secara massal pada 2015 mendatang. Kabarnya, sehelai kain ini dibanderol seharga 220 poundsterling (sekira Rp3,2 jutaan).Perusahaan mengklaim kain ini tiga kali lebih kuat dari Kevlar,  serta lima kali lebih kuat dari baja. Kain ini berasal dari serat laba-laba sutera yang diekstraksi sedemikian rupa dengan teknologi termutakhirnya, sehingga tahan air dan bersifat anti bakteri.