Teknopreneur.com – Pemerintah sudah mencanangkan Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) untuk mendukung terciptanya pengusaha yang tangguh dan bisa meningkatkan perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja. Jumlah wirausaha di Indonesia pun angkanya sudah mencapai 57 juta namun 98,8% masih dalam skala mikro dan informal. Alhasil Indonesia masih belum bisa dikatakan negara maju. Lantas Indonesia harus meningkatkan wirausaha kelas kecil,menengah dan besar minimal 2% jika ingin menjadi negara yang maju. Maka itu dibuatlah sebuah gerakan nasional satu juta pengusaha atau yang disebut dengan One in Twenty oleh Smartpreneur, yang berada dibawah naungan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Mandiri (ProIndonesia).

Visi gerakan ini adalah mencetak, membina dan mengembangkan 1 juta  pengusaha mikro, kecil dan menengah dan menjadikan mereka pengusaha yang naik kelas dan berkembang secara profesional. Menurut Direktur kerjasama antar lembaga,Wusda H Ribawa Pada tahun 2013 smartpreneur sudah dilaksanakan 4 batch, pembinaan kepada wirausaha di Kerinci, kota Sunga Penuhi.

Smartpreneur juga sudah berkerjasama dengan pemda setempat adalah 3000 wirausaha yang akan dibina di Sungai Penuh Jambi hingga 2018. Tahun 2013 sudah dilakukan pembinaan kepada ribuan anak muda di berbagai kota lewat Seminar FREE, Business Talk FREE, dan Workshop.  

Tahun 2014 (melalui Apeksi, Asosiasi Pemimpin Kota se-Indonesia)  smartpreneur diminta oleh sembilan Walikota di Sumatra untuk membantu membina wirausaha di kota/kabupaten setempat.  Tahun 2014 bersama Coca-Cola kami akan mulai pilot project pembinaan kepada 5000  wirausaha perempuan di Jakarta, Bandung, Jogyakarta, Surabaya dan Padang hingga tahun 2015. Jika project ini berhasil maka akan diduplikasi hingga 100 ribu wirausaha diseluruh Indonesia hingga tahun 2020.