Teknopreneur.com – Pemerintah Korea Selatan baru saja mengumumkan akan menggelontorkan investasi senilai 1,6 triliun won atau senilai Rp18 triliun demi membangun layanan nirkabel generasi 5 atau teknologi 5G. Kementerian Sains Korea Selatan memperkirakan layanan teknologi yang memiliki kecepatan 1.000 kali lipat dari pendahulunya ini sudah diterapkan pada enam tahun yang akan datang.

Kendati baru akan dirilis secara komersil pada Desember 2020 nanti, layanan uji coba 5G dioperasikan tahun 2017. Hal ini akan meningkatkan potensi pendapatan berbagai industri terkait layanan internet di Kore selatan. Disinyalir sejumlah industri akan melipatgandakan penjualan perangkat-perangkat dan sarana infrastruktur terkait 5G sampai 331 triliun won dari 2020 sampai 2026.

Keterlibatan industri ini memang diharapkan oleh pemerintah Korsel. Pemerintah berharap bisa menggandeng para operator seperti SK Telecom dan Korea Telecom, selain juga para pembuat smartphone seperti Samsung dan LG.