Teknopreneur.com – Indonesia mendapat peringkat ke lima di dunia untuk kekurangan gizi.  Jumlah balita yang mengalami kekurangan gizi ada sekitar 900 ribu jiwa. Butuh cara ekstra untuk mengatasi gizi buruk yang terjadi di Indonesia salah satunya dengan nano spirulina.

Spirulina nano berasal dari mikro alga yang bentuknya spiral. Kelebihan nano spirulina adalah mudah dicerna karena ukurannya hanya 70 nanometer, memiliki antioksidan yang kuat yang tidak ditemukan oleh tanamannya lain. Kandungan protein spirulina juga tinggi yaitu 60-70%, karbohidrat 15-25%, lemak 6-8%, mineral dan vitamin 7-13%, serat 8-10%. Suplemen ini juga mengandung calcium spirulan yang mampu menjadi anti virus.