‘Arek’ Banyuwangi Juarai Mandiri Young Technopreneur 2013 Kategori Non IT

72
Mandiri Young Technopreneur 2014

Teknopreneur.com – Kukuh Roxa Putra Hadriyono dan Sigit Pramono, pemuda berasal dari Banyuwangi ini berhasil menyabet juara ke satu dalam Mandiri Young Technopreneur kategori Non IT tahun 2013 yang diumumkan kemarin (15/1/2013) di Istora Senayan dan dihadiri oleh Presiden SBY beserta Menteri dalam agenda Gerakan Kewirausahaan Nasional.

Pemuda lulusan dari IPB (Institut Pertanian Bogor) yang beralamat di Jalan Ikan Wijinongko Kota Banyuwangi, Jawa Timur ini berhak untuk mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp10 Juta dan capital project sebesar Rp500 juta yang akan digunakan untuk mengembangkan unit bisnisnya.

Selain memenangi Mandiri Young Tecnopreneur, sebelumnya Kukuh dan Sigit Pramono telah berhasil menyabet Juara Satu di Wirausaha Muda Bidang Pertanian Kemenpora 2013, Youngchangemaker 2013 dari Ashoka Indonesia dan Juara Satu di Impact Venture Application Program LGT VP-GEPI 2012.

Kukuh memenangi penghargaan Mandiri Young Technopreneur kategori Non IT tahun 2013 dengan produk Adjuvant Herbisida. Produknya, memiliki fungsi untuk mengurangi dosis herbisida minimal 50% dari dosis yang lazim diberikan oleh petani. Sehingga Adjuvant mampu membantu menekan biaya dan mengurangi dampak negatif dari bahan aktif herbisida untuk lingkungan maupun kesehatan tenaga kerja penyemprot.

Adjuvant ini menurut Kukuh telah berjalan pemasarannya di tingkat petani di Banyuwangi dengan serapan 1000 liter per bulan dari bulan  Agustus 2013 dan saat ini sedang diperkenalkan ke kebun-kebun di Pulau Sumatera dan Jawa yang ternyata mendapatkan respon positif untuk digunakan sebagai pengendali gulma (tumbuhan pengganggu),

“Seluruh tempat merespon positif karena memang produk ini dibutuhkan seluruh perkebunan atau pertanian untuk mengatasi gulma. Belum ada Adjuvant yang memiliki fungsi untuk mengurangi dosis herbisida selama ini, padahal bisa membuat lebih efisien dalam hal biaya dan lebih ramah lingkungan.”