Teknopreneur.com – Seorang ibu biasanya kebingungan ketika bayinya menangis.  Alat ini bisa menerjemahkan sekitar lima jenis tangisan bayi dari usia 0-3 bulan. Sedangkan untuk usia bayi selanjutnya belum bisa digunakan karena tangisan bayi berbeda-beda tergantung pada budayanya. Tangisan “neh” berarti  sang bayi lapar “owh” berarti lelah atau bisa saja si bayi lagi mengantuk, “eh” mempunyai arti ingin bersendawa, “eairh” berarti nyeri di perut, dan bunyi “heh” mempunyai arti si bayi merasa tidak nyaman.

Alat yang diciptakan oleh Dosen Aplikasi Komputer Institut Pertanian Bogor, Medhanita Dewi Renanti ini sudah tersedia pada smartphone iPhone.  Aplikasi ini memang bukan yang pertama di dunia sudah ada aplikasi yang serupa yaitu,. Namun ada yang berbeda   Cry Translator berbasiskan aplikasi  Dr. Antonio dari Portugal sedangkan aplikasinya berbasiskan Dunstan Baby Language (DBL). DBL ditemukan oleh Priscilla Dunstan yang berasal dari Australia pada bulan Juni 1998.

Untuk saat ini alat penerjemah dengan tingkat akurasi hingga 94%. tangis bayi baru diinstalkan pada microsoft windows pada laptop namun untuk pengembangan selanjutnya  Medhanita akan menginstalkannya pada aplikasi android agar lebih mudah digunakan.