Teknopreneur.com – Menulis itu mudah yang sulit adalah mendapatkan ide untuk menulis. Ranah dunia tulis menulis baik cerita pendek, berita maupun karya ilmiah ternyata tercoreng oleh dunia plagiat. Pelakunya bukan hanya penulis amatiran namun juga profesor ternama yang sudah menulis berbagai jurnal internasional.

Warsilah S.Kom MT, Dosen Institur Bisnis dan Informatika (IBI) Darmajaya Bandar Lampung berhasil menciptakan alat pendeteksi plagiarsim pada suatu naskah dalam multi bahasa. Alat ini berupa software yang bisa mendeteksi plagiarisme lewat penelusuran terhadap kemiripan kata dalam suatu dokumen berbahasa Indonesia.

Alat pendeteksi ini berkerja dengan membandingkan sebuah dokumen berbahasa Indonesia  dengan melihat kemiripan kalimat pada naskah yang berbahas Indonesia. Selain itu dilakukan juga penerjemahaan kedalam bahasa asing bisa berupa bahasa Inggris atau bahasa lainnya baru dilakukan pemindaian. Semakin banyak sinonim kata yang termuat berarti dokumen tersebut bisa dinilai sebagai plagiarisme.