Teknopreneur.com – Hand sanitizer atau lebih dikenal dengan pencuci tangan instan memang marak beredar belakangan. Terkadang si pembeli membeli handsanitizer tanpa melihat kandungannya justru melihat keunikan dari wadah hand sanitizer, dari yang berbentuk hewan hingga tokoh kartun. Padahal hand sanitizer seperti itu mengandung alkohol yang tinggi.

Alkohol yang kandungannya tinggi lambat laun menyebabkan iritasi pada tangan hingga tenggorokan bahkan bisa menimbulkan gangguan pencernaan. Oleh sebab itu dibutuhkan hand sanitizer yang alami yang tidak menimbulkan dampak negatif bagi tubuh manusia.

Untuk menjawab hal tersebut Pipih Suptijah pengajar Institut Pertanian Bogor menemukan Aerosol Bio Hand Sanitizer berbasis nano kitosan sebagai antibakteri. Pembuatan hand sanitizer ini dilakukan dengan metode sizing dengan high speed homogenizer atau stirrer,emulsifikasi dan stabilisasi.

Kitosan umumnya digunakan untuk mengawetkan makanan namun karena dapat menghambat pertumbuhan mikroba penyakit tifes yang telah resisten terhadap antibiotik. Kitosan juga telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri Salmonela enterica, S. enterica r var Paratyphi  A dan S. enterica r var Paratyphi  B  yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tifus.  

Kitosan juga terbukti dapat memperbanyak sel  penghambat sel kanker pada lambung.  Sehingga bisa dibuktikan bahwa kitosan aman bagi manusia. Kitosan juga dapat menjerat lemak, untuk detosifikasi, dan dapat mengikat logam-logam berbahaya. Untuk orang yang sedang berdiet justru dibantu oleh Kitosan karena kitosan dapat menjerat lemak.  Kitosan juga memiliki struktur yang mirip selulosa yang aman dimakan oleh manusia. Untuk membuat hand sanitizer ini juga tak perlu mengeluarkan kocek yang terlalu tinggi karena kitosan sendiri berasal dari limbah rajungan dan limbah udang yang sudah tak dimanfaatkan lagi.