Teknopreneur.com – Siapa bilang jika berlahan sempit maka tak bisa memiliki halaman. Dengan terarium anda bisa membuat taman mungil di dalam wadah kaca. Membuat taman seperti ini jelas lebih praktis tak memerlukan lahan yang luas, jenis tanaman pun cukup beragam serta bisa diletakan di dalam maupun luar ruangan.

Selain bisa menghias taman sendiri membuat terarium bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Namun sebelum berorientasi pada pasar, kita harus jeli dalam membidik target konsumen untuk melihat mana yang sedang menjadi favorit pasar. Untuk menentukan target pasar kita harus memperhatikan siapa konsumen yang kira-kira akan membelinya.

Selain itu harus lihat jumlah pesaing, tujuannya agar produk yang dihasilkan lebih bagus sehingga konsumen tertarik untuk membelinya. Lalu kita harus menentukan strategi pemasaran, misalnya dengan memberikan potongan harga atau memberikan gratis satu terarium untuk pembelian jumlah tertentu, sering mengikuti pameran dan melakukan penjualan secara online.

Hal yang paling mendasar dalam bisnis ini adalah permodalan, kita harus mengetahui sumber modal, dan alokasi dana dan besarnya modal. Besarnya modal dapat ditetapkan dengan memperhatikan anggaran yang disusun dan perkiraan target penjualan.

Melakukan bisnis terarium tak mesti dengan dijual, terarium bisa juga disewa atau direntalkan tergantung dari kebutuhan konsumen. Biasanya terarium yang direntalkan bukan siperental yang merawat melainkan yang merentalkan. Sehingga si perental bisa setiap waktu menikmati keindahan terarium.