Teknopreneur.com – Indonesia menduduki peringkat empat penduduk terpadat di dunia. Kondisi ini berbanding lurus dengan penggunaan media sosial di dunia. Tercatat oleh on Device Research bahwa Indonesia merupakan market terbesar dalam pengguna facebook di dunia, 70% penggunanya berusia dibawah 25 tahun, 75% mereka mengakses media sosial ini lewat mobile phone. 

Sosial media kedua yang aktif setelah facebook adalah twitter, twitter bisa dibilang forum diskusi kedua bagi penonton televisi. Twitter bukan hanya dijadikan tempat diskusi acara televisi twitter juga dijadikan ajang  mengundangan suatu kegiatan, tempat pencarian orang hilang hingga tempat untuk kampanye partai politik. Dalam satu detik ada 15 tweet yang berasal dari Indonesia. 

100 juta penduduk menengah keatas menggunakan fitur phone mereka untuk mengakses internet, sedangkan 23%nya menggunakan smartphone.  85% penduduk di Indonesia hanya memiliki satu handphone sedangkan 15% memiliki lebih dari satu handphone.

Dalam hal ini nokia masih merajainya sekitar 30,22% penduduk Indonesia memiliki Handphone buatan Finlandia ini, sedangkan diurutan kedua Android 15,22%, Symbian OS 12%, MAUI 10.38%, MTK / Nucleus OS 8.67%, disusul kemudian Blackberry OS persentase 3.58%, Samsung OS 3.25% Sony Ericsson OS 2.81%, dan terakhir Apple iOS 0.89%.

Untuk penggunaan operator telkomsellah yang menjuarainya, tercatat ada 44,55% penggunanya, kemudian disusul oleh indosat 20,81%, XL 16.29%, 3 (HCPT), 8.93% Axis,5.61% dan smartfren 3.80%. Tahukah kamu bahwa pertumbuhan internet di tahun 2000 kira-kira ada dua juta pengguna. Sedangkan di Tahun 2012, tumbuh menjadi 55 milyar pertahun. Pesatnya pertumbuhan ini jutsru tak sebanding dengan tingak kecepatan internet. Internet di Indonsia justru lebih lambat apalagi di kota-kota kecil. On Device Research meramalkan jika kecepatan internet di Indonesia meningkat tajam maka tak mungkin jika jumlah penggunanya meningkat menjadi 140 juta penduduk.