Teknopreneur.com – Laporan The US Food and Drug Administration di tahun 2003 terdapat hampir 62.000 penduduk keracunan suplemen, 1.000 kasus di antaranya cukup parah, dan mengakibatkan kematian 7 orang. Ironisnya, hampir 2.500 kasus malah menunjukkan munculnya efek yang berlawanan dari khasiat yang diiklankan.

Masyarakat terlalu kemakan iklan alhasil justru terjadi keracunan, sebenarnya yang diperlukan otak bukanlah suplemen namun impuls semakin banyak impuls yang diberikan ke saraf maka semakin cerdas otak. Sehingga semakin banyak kita belajar maka semakin tajam daya ingat otak.

Tak sedikit orang menggunakan suplemen untuk menambah daya ingat otak. Namun mereka tak sadar bahwa suplemen yang berbahan kimia tersebut justru tak memiliki potensi efek bagi seperti yang disadur oleh Dr Steven DeKosky dari University of Virginia School of Medicine mengatakan suplemen tidak terbukti memperlambat penurunan fungsi kognitif otak pada orang lanjut usia.

Otak memang membutuhkan asupan seperti vitamin namun bukan dalam bentuk suplemen yang dijual beas dipasaran melainkan nutrisi alami untuk otak, seperti yang ditemukan oleh Elvira Syamsir Dosen Institut Pertanian Bogor. Ia membuat minuman untuk otak yang berasal dari rumput liar yaitu pegagan atau Centella asiatica L.Urban.

Tanaman liar ini direkomendasikan bisa meningkatkan IQ,menanggulangi kelemahan mental dan dapat meningkatkan kemampuan belajar dan memori seseorang. Selain itu dengan mengkonsumsi minuman herbal ini bisa menstimulasi saraf otak dan sistem kekebalan tubuh..

Dari kacamata bisnis, nutri otak yang berasal dari pegagan ini lebih berpotensial dibandingkan dengan suplemen otak yang selain berbahaya juga harganya lebih mahal. Sedangkan minuman untuk otak ini hanya berasal dari rumput liar yang mudah ditemukan. Selain itu cara membuatnya cukup mudah dengan membersihkan dan mengeringkan pegagan kemudian dicacah dan difermentasikan sehingga enzim bisa bereaksi setelah itu dikeringkan dan diekstraksi.