Teknopreneur.com – Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) kini sedang mengembangkan biorefineri untuk menggantikan minyak bumi sebagai bahan bakar. Biorefeneri adalah proses yang mengintegrasikan dan mengkonversikan biomassa untuk menghasilkan sumber energi. Teknik biorefineri yang dilakukan dengan sumber biomassa lignosellulosa dan koreksi mikroba lokal, Setelah bahan baku dihancurkan, dilanjutkan kepada proses fisika dan kimia.

Koordinator Program Biorefineri Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Yopi mengatakan Mikroba yang diambil, berasal dari dalam negeri dan tergabung dalam Indonesia Culture Collection” (InaCC).

Koleksi mikroba InaCC yang digunakan terdiri dari bakteri, yeast dan fungi. Sedangkan biomassa yang diambil dari industri kelapa sawit dan tebu. teknologi biorefineri inisudah dimanfaatkan Amerika Serikat dan Jepang. Teknologi tersebut sangat cocok untuk wilayah kepulauan.