Teknopreneur.com – BPPT menggandeng Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology dalam program kerja sama SATREPS-MCCOE yang bertujuan untuk meneliti variasi laut, atmosfer di benua maritim Indonesia dan hubungannya dengan perubahan iklim global.

Program kerja sama tersebut melibatkan beberapa instansi seperti, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. BPPT berencana akan mengembangkan jaringan observasi radar dan buoy di seluruh Indonesia. Program yang dimulai April 2010 ini akan berakhir Maret 2014 yang didukung pula oleh Japan Science and Technology Agency dan Japan Internasional Cooperation Agency.

Dari program kerja sama tersebut menghasilkan berbagai hasil penelitian di antaranya perekayasaan teknologi. Seperti multiparameter radar yang bisa melihat data curah hujan, medan angin tiga dimensi beresolusi 100 meter dan distribusi awan harian hingga per enam jam.

Selain itu, dengan kerjasama tersebut Indonesia juga sudah mampu membuat BUOY pemantau iklim dengan tiga sensor. Sebelumnya juga telah dibuat bersama Jepang BUOY untuk memantau tsunami. Selain radar juga dihasilkan teknologi pemantau genangan air secara real time yakni Sijampang (Sistem Informasi Hujan Dan Genangan Berbasis Keruangan).

Sumber: BPPT