Teknopreneur.com – Persoalan harga jual Bioetanol masih jadi kendala. Ketetapan harga dari pemerintah dengan harga formula harga publikasi Argus untuk etanol FOB dikalikan 5% sekitar Rp 6.000 per liter masih di bawah produksi.

Bioetanol biaya produksinya mencapai Rp8.000 ribu per liter tapi hanya dibeli pemerintah seharga Rp6.000 ribu hingga Rp7.000 ribu per liter. Sehingga produsen belum mau menjual lantaran harganya tak ekonomis karena produksi bioetanol bisa lebih mahal ketimbang harga jual ke konsumen.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) Paulus Tjakrawan mengatakan, meskipun pemerintah melalui APBN 2013, menganggarkan subsidi bioethanol Rp 3500/liter dengan total dana Rp 854 juta. Tahun produksi dan penyerapan bioetanol bisa nol jika indeks harga baru tidak segera ditetapkan karena masih mengacu pada harga indeks yang dibuat tahun 2009 dan itu sudah tidak relevan lagi dengan harga sekarang.