Teknopreneur.com – Berbagai sumber energi terbarukan telah dimanfaatkan sebagai alternative dari energi fosil. Menurut catatan REN21, geothermal adalah salahsatu sumber energi alternative yang banyak digunakan di dunia. Menurut penelitian lembaga ini, diperkirakan ada sekitar 223TWh tenaga geothermal yang dapat dihasilkan di dunia. Dua pertiga dari sumber panas bumi digunakan sebagai panas langsung sedangkan sisanya digunakan untuk listrik.

Penggunaan sumber panas bumi ini mulai berkembang pesat pada tahun 2012 kemarin. Tercatat ada 78 negara yang mengembangkan energi panas bumi. Dua pertiga dari total kapasitas berada di Amerika Serikat, Cina, Swedia, Jerman, dan Jepang. Listrik geothermal diperkirakan tumbuh 300 MW selama 2012 yang berasal dari Amerika Serikat sebesar 147 MW, Indonesia 110 MW, Nicaragua 36 MW, dan Kenya 7.5 MW. Sehingga secara total kapasitas global saat ini 117 GW. 14 negara dengan jumlah kapasitas terbesar di dunia antara lain adalah Amerika Serikat dengan 3.4 GW, Philippina 1.9 GW, Indonesia 1.3 GW, Meksiko 1.0 GW, Itali 0.9 GW, Selandia Baru 0.8 GW, Iceland 0.7 GW, dan Jepang 0.5 GW.

Indonesia sendiri menurut REN21 sebenarnya belum menambahkan banyak kapasitas di beberapa tahun terakhir. Tapi mereka mencatat Indonesia telah menambahkan dua unit pembangkit berkapasitas 55 MW di Ulubelu pada tahun 2012. Pemerintah Indonesia juga dinilai giat mendorong terwujudnya program investasi energi geothermal 1000 MW dengan dunia international.