Teknopreneur.com – Sebenarnya Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai potensi 40% sumber panas bumi (geothermal) yang besar di dunia, namun masih minim dalam memanfaatkan potensi geothermal. 29 gigawtt dari total potensi panas bumi yang di miliki indonesia hanya sekitar 1,2 gigawatt yang baru dimanfaatkan.

Kondisi yang ada sangat bertolak belakang dengan kebijakan energi nasional yang telah menargetkan agar panas bumi dapat menyokong 5 persen bauran energi nasional pada tahun 2025. Akan tetapi yang terjadi hingga saat ini panas bumi baru berkontribusi 1 persen dengan perkembangan yang sangat lambat.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Ardiansyah mengatakan, salah satu pemicu yang menyebabkan lambatnya perkembangan panas bumi yaitu kurang adanya sinergi sejumlah pihak terkait. Di sisi lain, masih sedikit pihak swasta yang kurang tampil berada di garis paling pertama memajukan energi panas bumi.