Teknopreneur.com – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Menjalin kerjasama dengan Hokkaido University melakukan sebuah riset pengembangan teknologi model ukur gerakan air untuk sebuah waduk secara “Real Time”. Riset ini bertujuan agar mengetahui kondisi air tanpa harus turun kelapangan.

Teknologi model ukur bersama sensory data Transmission Service Assisted by Midori Engineering (Sesame) kini sudah diterapkan di waduk Jati Luhur yang sebelumnya juga sudah di terapkan di beberapa daerah, Kalimantan, Riau dan Jawa Timur. Menurut peneliti utama bidang gambut pada Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Bambang Setiadi pengembangan sistem Sesame ini sangat penting mengingat kebutuhan air minum, pertanian, perikanan, listrik juga bergantung dengan waduk,di kutip oleh Antara News.

CEO Head Director Midrori Engineering Laboratory Co Ltd, Yukihisa Shigenaga mengatakan Teknologi Sesame yang kini diterapkan di waduk Jati Luhur langsung terhubung dengan sensor air, sensor hujan dan sensor temperatur. Yukihisa pun mengatakan untuk mentransfer data sistem Sesame dapat ditambahkan 2 jenis sensor, Satelit dan adHoc.