Teknopreneur.com – Nanoteknologi merupakan pengembangan teknologi dalam skala nanometer biasanya 0,1-100 nm (satu nanometer sama dengan seperseribu mikrometer atau seperjuta milimeter). Amerika Serikat dan Jepang merupakan dua negara yang memilki hak paten nanoteknologi terbanyak dibandingkan negara lainnya yaitu 37,2% dan 27,3%.

Tak salah jika teknologi yang dicetuskan oleh Norio Taniguchi ini telah berkembang dalam berbagai aspek kehidupan, yakni nano medicine, nano armor, nano coat for automotif,nano food dan nano textile.  Saat ini ini nanoteknologi yang sedang gencar  digalakan oleh industri dunia adalah teknik rekayasa DNA yang mewarisi penyakit kanker, meminimalisir limbah plastik dengan menambahkan nano kalsium karbonat sebagai filler pada lembaran plastik.  Dan membuat pesawat dari lempengan baja dan dapat membuat pengemas makanan anti mikroba.

Nano teknologi di Indonesia pun sedang digencarkan BPPT, LIPI, BATAN, perguruan tinggi dan industri di Indonesia. Di saat krisis pangan dan energi nano teknologi merupakan salah satu terobosan untuk mengubah dunia, karena dengan nano teknologi bisa membuat teknologi-teknologi yang besar hanya dengan menggunakan sumber daya yang minim.