Teknopreneur.com – Mungkin anda pernah mengalami, betapa ‘ribet’nya ketika harus memotong-motong daging hewan qurban yang jumlahnya tak seberapa di pekarangan rumah atau halaman masjid di RT anda, lantaran keterbatasan alat dan teknologi yang masih menggunakan tehnik manual. Alih-alih, apabila tak berhati-hati bukan daging hewan qurban yang tersayat, bahkan bisa-bisa kulit anda sendiri terkena.

Namun kini, anda tak usah khawatir. Di masa depan, manusia sudah tidak perlu lagi khawatirkan soal itu. Kerajaan Saudi Arabia telah menggunakan inovasi teknologi dalam tehnik penjagalan hewan qurban. Teknologi ini digagas oleh dua orang ahli dari Jerman yang telah menjadi mualaf. Untuk teknologi ini, pihak kerajaan Saudi telah mengelontorkan dana hingga Rp143 miliar.

Terbukti, tehnik ini sudah dilakukan sejak 2012 lalu dengan berhasil menyembelih, mengkuliti dan memotong sekitar 10.000 unta dan sapi yang rampung hanya dalam tempo tiga hari saja.

Setelah disembelih oleh tukang jagal, dengan teknologi ini, hewan kurban akan secara otomatis diantar ke unit lain untuk dikuliti sebelum akhirnya dilakukan packing atau pengemasan. Alhasil, waktu yang ditempuh dalam proses pemotongan yang lebih singkat dapat tetap menjaga kualitas dan kesegaran daging serta sisi higienitasnya.