Teknopreneur.com – Indra Utoyo, Direktur Innovation & Strategic Portfolio PT Telkom sekaligus Ketua Masyarakat Industri Kreatif Indonesia (MIKTI) menyatakan persaingan antar negara di abad ini adalah persaingan industri kreatif. Pernyataan itu keluar dalam launching Jogja Digital Valley (21/8) di Jalan Kartini Sagan. JDV sendiri merupakan proyek inkubator kedua yang dibangun Telkom setelah Bandung yang didirikan pada akhir 2011.

Menurut Indra, Telkom selalu mendukung perkembangan industri kreatif di Indonesia. Untuk proyek ini Telkom menggelontorkan dana sekitar Rp10 miliar untuk investasi awal. Indra juga menambahkan Jogja dipilih karena memiliki potensi besar untuk memunculkan enterpreneur bidang digital kreatif.

“Dalam jangka pendek, JOGJA DIGITAL VALLEY akan memberikan advokasi/ bimbingan baik dari segi teknis dan bisnis dalam pengembangan solusi berbasis konten dan aplikasi yang dapat bermanfaat baik bagi masyarakat maupun industry sedangkan dalam jangka panjang JOGJA DIGITAL VALLEY mempunyai misi untuk mendorong dan mempercepat swasembada ICT khususnya aplikasi dan konten sehingga diharapkan ke depan seluruh kebutuhan aplikasi dan konten mayoritas akan terpenuhi oleh pengembang dalam negeri, selain itu kita juga mulai dapat tampil di regional dan internasional,” ujarnya.