Teknopreneur.com – Perusahan terkadang lambat bahkan salah dalam mengambil keputusan yang penting bagi perusahaan karena kesalahan dalam menganalisa data. Sehingga mereka sering mengalami kerugian. Data yang masuk ke perusahaan mereka memang banyak dan cepat sehingga terlalu sulit untuk melakukan analisis penemuan yang mendalam pada waktu yang tepat, mengingat volume, variasi dan kecepatan data saat ini. Tanpa disadari banyak CEO dan pemimpin bisnis lainnya yang berada di bawah bayang-bayang membuat keputusan yang kurang tepat mengenai masalah dalam bisnis yang sangat kompleks.

Pengguna dibatasi untuk mengajukan pertanyaan data yang sederhana, tidak bertanya sama sekali Atau membuat sebagian jawaban terlambat untuk mengambil keuntungan dari peluang. Bayangkan Kerugian yang akan dialami jika kita tidak mampu melihat kaitan dari berbagai data tersebut secara tepat untuk prediksi hasil tertentu. “Dulu, kebanyakan perusahaan lebih memilih menggunakan Business Intelligence (BI) untuk mengolah berbagai data menjadi suatu informasi yang berguna,” ujar Evan Quinn, Senior Principal Analyst, Data Management, Enterprise Strategy Group. Sistem kerja dari BI ini pada dasarnya adalah menyusun data dari masa lampau dengan sedemikian rupa untuk mengetahui informasi tertentu.

Beberapa pertanyaan yang relatif langsung misalnyaseperti informasi mengenai berapa orang Yang telah memenuhi kuota penjualan dalam kuartal tertentu.  Selain Business Intelligence, terdapat pula business analytics yang mampu mengolah data namun menggunakan sistem kerja yang berbeda dengan BI. Analytics lebih melihat ke masa depan dalam mengolah data. “Melalui Analytics kita mungkin akan melalui berbagai proses untuk membentuk suatu model analitis,” lanjut Quinn.

Pada akhirnya, dengan Analytics pertanyaan yang muncul tidak lagi “Apa yang telah kita lakukan?” namun lebih kepada “Apa yang harus kita lakukan?”  Dalam era baru analisa data seperti sekarang, Integrated Data Warehouse (IDW) menjadi salah satu dari berbagai platform yang digunakan dalam mencari dan memproses data untuk menciptakan data intelijen yang digunakan untuk mendukung proses pengambilan keputusan dalam bisnis.

“IDW terus memainkan peran penting dalam ekosistem hybrid yang ada; tidak hanya pada pusat bisnis,” kata Shawn Rogers, Vice President of Research, Enterprise Management Associates.“Hal ini dikarenakan banyak perusahaan yang perlu menyelaraskan datanya melalui cara yang fleksibel dan tentunya menggunakan platform terbaik.”Dengan teknologi ini, data disimpan dan diproses dalam platform terbaik agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan pengguna seperti respon yang cepat dan tepat, serta akses dan penyimpanan data jangka panjang. Inovasi bisnis ini tidak hanya memberikan jawaban lebih cepat namun juga mengintegrasikan data yang ada sehingga pengguna percaya terhadap hasil yang muncul.  

Para pengguna akan tahu bahwa solusi yang dimunculkan telah memperhitungkan semua informasi yang tersedia sehingga memberikan pandangan menyeluruh terhadap situasi bisnis yang ada. Jawaban yang tepat untuk tantangan bisnis di era seperti sekarang adalah Teradata Unified Data Architecture yang memiliki kemampuan pemrosesan yang tinggi, kapasitas penyimpanan yang besar, serta kemampuan analisis untuk berbagai platform.

Hal ini memungkinkan pengguna di seluruh organisasi/perusahaan untuk menarik suatu makna dari seluruh data yang ada dan memberikan informasi data intelijen bagi para stakeholder yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan penting. Walaupun platform BI telah memberikan jasa penyediaan informasi selama bertahun-tahun, data architecture telah Membawa konsep tersebut pada tingkat yang lebih tinggi.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengajukan pertanyaan dari berbagai data dan memberikan jawaban yang aktual.  Unified Data Architecture menangani berbagai ‘penyakit’ dalam bisnis yang tidak bisa diatasi oleh data warehouse tradisional maupun BI. Dengan mengintegrasikan berbagai platform dalam satu solusi, perusahaan dapat mengguna kan platform yang tepat untuk kasus tertentu sehingga menghasilkan hasil terbaik dari segi ekonomi maupun waktu.

Solusi ini juga memungkinkan keputusan yang konsisten terhadap seluruh data dalam bidang pemerintahan, keamanan, kesinambungan bisnis serta kebijakan penting lainnya, terlepas dari perbedaan platform yang digunakan. Manfaat utama dari Unified Data Architecture ini adalah kemampuannya untuk memfasilitasi penemuan data yang lebih kompleks, yang kemudianmemberikan informasi dan wawasan yang lebih banyak. “Hal ini tentunya akan membuka peluang baru dalam sisi fleksibilitas dan penghematan bagi perusahaan,” kata Rogers.

 “Ini memungkinkan Anda untuk melakukan hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan. Dan pada tingkatan tertinggi atau paling canggih, memungkinkan Anda untuk melakukan pekerjaan yang lebih kompleks. Keuntungan ini datang tepat pada waktunya. Data yang semakin banyak tentunya membutuhkan kemampuan pemahaman, pengelolaan, serta keamaanan yang lebih baik,” tambah Quinn.  Dan saat inilah waktu yang tepat untuk melihat bisnis dalam cakupan yang lebih luas dan mengubah data menjadi profit.