Teknopreneur.com – Kaspersky lab merilis daftar Negara yang paling aktif mengirim spam di tahun 2013 sama dengan periode sebelumnya, meski secara persentase sedikit berubah: China turun 1,2%, Amerika Serikat turun 0,9% dan Korea Selatan turun 3%.

Mayoritas email spam tetap berukuran kecil, dengan file di bawah 1 Kb. Pada kuartal kedua, email spam berukuran kecil naik 4,8% dan secara total menyumbang 73,8% dari seluruh email spam.

Jumlah lampiran berbahaya pada kuartal kedua ini turun 1% dibanding kuartal pertama menjadi 2,3% dari seluruh email spam. Di antara ancaman yang disebarkan melalui email, yang paling dominan adalah email yang didesain untuk mencuri data untuk mengakses akun pengguna (misalnya username dan password), terutama username dan password untuk layanan perbankan online.

Pada kuartal kedua ini terlihat pula adanya perubahan dalam hal perusahaan yang menjadi sasaran serangan phishing. Jumlah serangan yang menyasar jejaring sosial turun 3,3% dan persentase serangan yang menyasar perusahaan finansial naik 1,2% dan membuat kategori perusahaan finansial naik ke posisi kedua di bawah jejaring sosial.

Jumlah spyware dalam lampiran spam berbahaya menunjukkan tren yang tidak diharapkan, para pelaku terus mencari data personal, username dan password, termasuk data untuk perbankan online dan sistem pembayaran. Kaspersky Lab menyarankan pengguna untuk tetap berhati-hati, bahkan saat menerima email yang seakan berasal dari perusahaan resmi,” ujar Darya Gudkova, Head of Content Analysis & Research, Kaspersky Lab.