Teknopreneur.com – Kaspersky Lab mendeteksi maraknya cara penyebaran spam lewat kartu elektronik (eCards) dengan lampiran berbahaya.

eCards berbahaya bukan satu-satunya cara lama yang dideteksi oleh Kaspersky Lab pada kuartal kedua tahun ini. Pada kuartal pertama, salah satu trik yang digunakan para spammer adalah “white text”, yaitu tulisan acak yang ditambahkan pada bagian bawah email. Para penerima email tidak menyadari adanya tulisan ini karena warna tulisan dibuat sama dengan warna latar (background) email.

Spammer berharap filter spam menganggap email tersebut sebagai newsletter. Pada kuartal kedua, spammer kurang lebih menggunakan trik yang sama; mereka menambahkan tulisan acak di email namun kali ini tulisan tersebut tidak dibuat “samar”. Sebaliknya, tulisan dibuat terpisah dari tulisan utama disertai sejumlah besar garis kosong.

Seluruh tulisan diambil dari berbagai berita. Sebagai contoh, sebuah email bisa diawali dengan foto berwarna yang mengiklankan produk atau layanan tertentu, dan jika penerima terus membaca hingga ke bagian bawah email, ia akan melihat cuplikan berita mengenai Hugo Chavez, Boston Marathon, atau konflik Korea.

Belakangan ini phishers, atau para pengirim phishing, tidak lagi hanya mengandalkan faktor manusia dan tidak menunggu pengguna memasukkan data mereka. Sebaliknya, phishers kini mengirim email berbahaya berisi Trojan yang mencuri username dan password, termasuk mencuri akun perbankan online.