Teknopreneur.com – Abdi Redha (Politeknik Negeri Pontianak), Herlina Rante (Universitas Hasanuddin), Endah Puspitasari (Universitas Jember), Otih Rostiana (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat), Muhamad Sahlan (Universitas Indonesia), dan Hanny Wijaya (Institut Pertanian Bogor) berhasil menerima Roosseno Award tahun 2013 di Jakarta, Kamis (1/8/2013).

Para peneliti yang terdiri dari lima perguruan Tinggi dan satu lembaga penelitian ini menekuni penelitian rempah-rempah Indonesia khususnya untuk komoditas pala, lada, kayu manis, gambir, dan pemanfaatan rempah lain.

Dengan predikat ini, para peneliti tersebut seperti dikutip dari Antara  juga berkesempatan menghadiri International Spices Conference di Ambon pada 19-21 Agustus 2013 nanti yang diselenggarakan Dewan Rempah. Selain itu, para peneliti juga mendapatkan dana penelitian masing-masing sebesar Rp40 juta.

Lebih lanjut, mengenai even ini Adi Sasono yang menjabat sebagai Ketua Dewan Rempah Indonesia menyambut baik pemberian penghargaan tersebut.

“Selama ini penelitian mengenai masalah rempah masih kurang. Makanya petani rempah belum mendapat keuntungan besar karena masih menjual dalam barang mentah,” kata Adi Sasono.