Perkawinan antara teknik hidroponik dan aeroponik menghasilkan metode baru yaitu aerogarden. Dalam aerogarden akar tanaman tergantung di udara di atas reservoir nutrisi kaya air. Terdapat sebuah pompa yang memberikan larutan nutrisi melalui saluran langsung di akar tanaman. Teknik ini lebih efektif dibandingkan dengan teknik hidroponik karena aerasi udara lebih maksimal maka oksigen yang dihasilkan banyak sehingga dapat merangsang pertumbuhan dan mencegah dari pembentukkan ganggang.

Metode aeroponik dan hidroponik lebih rumit dan mahal, berbeda dengan metode ini lebih murah karena menggunakan teknologi yang lebih sederhana. Aerogarden hanya membutuhkan satu ruangan yang tak mesti higienis seperti hidroponik. Anda bisa bercocok tanam dimana di dapur bahkan di lorong.  

Aerogarden membutuhkan cahaya yang berasal dari lampu neon kompak grow. Sebuah lampu hemat energi yang dirancang khusus untuk merangsang pertumbuhan tanaman.  Lampu ini tersistem secara otomatis yang dikendalikan oleh komputer panel. Lampu ini bisa memperhitungkan berapa banyak cahaya yang dibutuhkan oleh tanaman.  Aerogarden menggunakan Plug  N  dan Domes Bio yang bertindak sebagai rumah kaca mini sehingga bisa mengendalikan faktor eksternal pertumbuhan. Sehingga air, nutrisi,oksigen akan berjalan dengan lancar