Kebutuhan akan investasi infrastruktur atas proyek-proyek Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi
Indonesia (MP3EI), mendorong pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Kamar Dagang dan Indistri (Kadin) mengadakan
Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition 2013 (IIICE’13) di Jakarta Convention Center pada 13-15
November 2013.

Ajang ini akan memamerkan proyek-proyek prioritas yang dijadwalkan untuk segera diimplementasikan akan dipamerkan kepada
calon investor dan komunitas konstruksi. Bertemakan “MP3EI: Membangun Industri & Kemitraan yang dapat Menyediakan
Infrastruktur Indonesia,” acara ini akan disuport oleh pameran teknologi bandar udara “Green Airports Indonesia”, pameran
teknologi komunikasi dan media, “Connect Indonesia’13” dan “Meaningful Broadband Indonesia Congress’13”.

“IIICE merupakan pameran terbesar di Indonesia yang mempromosikan agenda MP3EI,” ujar Luky Eko Wuryanto, Deputi Perencanaan Infrastruktur dan Regional Kementrrian Koordinator Bidang Perekonomian.
Luky menambahkan, 56 proyek yang penting bagi perencanaan MP3EI akan diperkenalkan di IIICE November mendatang. Setengah sisanya akan dibawa padar sounding, disiapkan untuk tender dan dijadwalkan untuk implementasi pada 2014-2013.

Sementara itu, Kementrian Perhubungan yang dalam ajang kali ini akan memamerkan teknologi terbaru bandar udara menyatakan sedang menyusun National Airport Master Plan. Di bawah program MP3EI, pemerintah mengalokasikan Rp32 triliun untuk mengembangkan bandar udara di Indonesia.

Dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) wakil bidang infrastruktur Dedy S. Priyatna menyatakan saat ini ada 12 proyek yang dikembangkan dibawah skema PPP dan empat lainnya akan siap ditenderkan tahun ini di IIICE.Ditargetkan sekitar 10.000 pengunjung dan 1000 delegasi akan hadir dalam gelaran ini.