Bank Mandiri menyerahkan 20.000 Kompor Mandiri kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Secara simbolis, Kompor Mandiri diserahkan oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi kepada Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan Kepala Pusat Data Informasi dan humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Plaza Mandiri Jakarta, Senin (5/7). Kompor Mandiri itu juga nantinya dapat digunakan oleh relawan PMI atau BNPB saat tahap darurat bencana. Dari 20.000 kompor, sebanyak 10.000 kompor akan diberikan kepada PMI dan 10.000 kompor untuk BNPB.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi, PMI dan BNPB merupakan elemen penting yang cukup memadai dalam penanggulangan bencana. Sebab, kedua lembaga itu memiliki kemampuan, peralatan dan operasi kerja yang terstruktur dengan baik.

Kompor ramah lingkungan ini berbahan bakar Green flame atau bakar alternatif berbentuk jelly untuk pengganti spiritus. Pembuatannya berasal bioethanol yakni dari tetes tebu yang sudah tidak terpakai lagi. Bioethanol ini dicampur dengan bahan-bahan kimia tertentu agar cairan bioethanol tadi bisa lebih mengental atau tidak cair seperti spiritus.

Kompor cerdas dan bahan bakar ramah lingkungan ini adalah karya Achmad Ferdiansyah Pradana Putra dan Achmed Tessario yang juga keluar sebagai pemenang pada event Mandiri Young Technopreneur 2011.

Selain Kompor Mandiri, Bank mandiri juga memberikan alat Penjernih Air Mandiri untuk memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih. Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyambut baik penyaluran kompor berteknologi ramah lingkungan tersebut karena mendukung agenda pengembangan sumber energi terbarukan.

 “Ide ini tidak hanya bagus untuk wilayah bencana, tetapi juga baik untuk wilayah terpencil karena mereka sering kesulitan memperoleh sumber energi yang terbarukan,” ungkap Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Bank Mandiri juga telah memberikan 3.000 kompor untuk digunakan para relawan tetap PMI guna membantu mereka menangani korban-korban di daerah bencana.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan masalah bencana itu urusan bersama, baik pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. “Bank Mandiri adalah salah satu dunia usaha yang peduli pada masyarakat,” tutur Sutopo.