Frank Yao, VP Global Marketing Execution, Global Technical Services Huawei mengatakan saat ini semakin banyak operator telekomunikasi yang bukan hanya mengembangkan jaringan namun juga meningkatkan layanan. Pada saat yang bersamaan pilihan dan dukungan yang tersedia sangat terbatas, sehingga menempatkan operator pada posisi yang sulit.

Huawei pun menawarkan solusi sebuah pusat pelayanan operasional yang merupakan pusat pelayanan inovatif untuk operator telekomunikasi yang ingin meningkatkan kepuasana pengguna sekaligus mempertahankan loyalitas pelanggan. Tak hanya itu Huawei juga bisa menjawab tantangan-tantangan dunia digitas yang semakin banyak dipersaingan yang ketat diantara para pelaku industri. Dan ini merupakan satu-satunya pusat pelayanan operasional yang didirikan dan dibiayai oleh penyedia solusi teknik informatika.

“Peluncuran pusat pelayanan operasional Huawei di Indonesia ini merupakan hasil dari riset dan investasi yang mendalam yang menghasilkan solusi Managed Services dan HUAWEI SmartCare® Customer Experience Management (CEM). Kami percaya bahwa PPO dapat menjawab permintaan pelanggan yang terus menerus berubah, dan upaya kami untuk terus-menerus mencapai hasil terbaik akan membantu mereka meraih tingkat kesuksesan bisnis yang lebih tinggi lagi,”ujarFrank Yao.

PPO pertama Huawei ini menawarkan pendekatan yang lebih mendalam dari sekedar Pusat Jaringan Operasional, yang bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan dan pemeliharaan bagi pelanggan, dengan memusatkan  manajemen yang service-oriented demi meningkatkan kesadaran di antara para stakeholders. PPO ini juga bertujuan untuk mengedepankan pentingnya pemeliharaan dan solusi dari beragam permasalahan yang dialami pelanggan.

Menurut survei global yang dilakukan oleh Informa Telecoms & Media pada 115 penyedia jasa telekomunikasi (PJT), kualitas manajemen pelayanan dan customer experience adalah dua hal yang dianggap paling penting dalam sistem operasional yang dihadapi para operator dalam tiga tahun ke depan. “Operator-operator yang tidak melakukan perubahan akan kalah dalam persaingan dengan pemain lain yang mampu memberikan pengalaman lebih baik bagi para pelanggannya,” kata Kris Szaniawski, analis utama Informa yang menyusun laporan survei ini. “Komponen penting dari transisi ini adalah memperkenalkan kualitas pelayanan dan teknik manajemen customer experience melalui pusat pelayanan operasional.”

Huawei telah mengembangkan solusi Managed Service terdepan yang mampu membantu operator meningkatkan total value of ownership (TVO) sekaligus mempermudah transisi ke arah konvergensi fixed dan operasional jaringan telekomunikasi, serta operasional teknologi informasi dan komunikasi yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan.

Pada bulan Desember 2012, Huawei telah mendapatkan lebih dari 330 kontrak Managed Services dan mencapai lebih dari 70% tingkat pertumbuhan tahunan dalam waktu enam tahun, melayani lebih dari 114 operator di 63 negara dan menangani jaringan untuk 310 juta pelanggan. Solusi HUAWEI SmartCare CEM telah dikembangkan lebih lanjut untuk menghasilkan evolusi bagi keseluruhan solusi yang tersedia, mulai dari Per Service Per User (PSPU) Service Quality Management (SQM) sampai Holistic Customer Experience Management.