Berbisnis agar untung perlulah strategi. Strategi yang dibutuhkan bukan sekedar rencana namun harus ada konsep yang matang.  Oleh sebab itu pt.Datascrips sebagai The One Stop Business Solution menyelenggarakan Datascrip Solution Days 2013 dengan tema “cerdas Menghadapi Tantangan Bisnis (12-19/6).

Ajang yang diselenggarakan setiap tahun ini merupakan wujud komitmen pt. Datascrip yang tak hanya menyediakan produk kebutuhan bisnis tetapi juga turut mengembangkan kinerja para insan bisnis di Indonesia. “Agar mereka lebih produktif dan efisien dan mampu bersaing dikancah persaingan global saat ini,” ungkap Liana Setiawan, Direktur Penjualan pt. Datascrip.

Ratusan peserta dari berbagai sektor bisnis mengikuti Datascrip Solution Days 2013. Mulai dari sektor keuangan,media,kesehatan,perdagangan,transportasi,ritel,hingga pemerintahan dan militer pun ambil bagian. Para peserta diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan ilmu bagi para pembicara.

]Hari pertama seminar yang dilaksanakan bertema,“Strategi Pengadaan Barang dan Jasa serta Teknik Penyusunan Estimasi Harga” dengan pembicara Ir. Yuwono Wijanarko, M.M., CMPM, pakar Business Process & Supply Chain Management, Senior Manager PQM Consultant.  Yuwono mengatakan penyusunan harga dengan perkiraan sendiri atas pengadaan barang & jasa (HPS) berfungsi sebagai  acuan dalam melakukan evaluasi harga penawaran barang dan jasa. Hal ini dilakukan agar mendapatkan harga penawaran yang wajar, dapat dipertanggungjawabkan dan bisa dilaksanakan oleh rekanan sesuai dengan ketentuan kontrak. Oleh karena itu, HPS merupakan kunci keberhasilan Proses Pengadaan sebuah perusahaan.

HPS disusun dengan memperhitungkan keuntungan dan biaya overhead yang dianggap wajar. Teknis penyusunan HPS bisa dilakukan dengan beberapa cara, antara lain harga pasar, data kontrak di masa lalu, perhitungan cost of goods sold, harga pabrikan, maupun referensi harga seperti Standar Biaya Umum masing-masing daerah/institusi. Materi berikutnya adalah teknik negosiasi jitu bagi seorang buyer yang dibawakan oleh Dedy Budiman, M.PD, selaku Champion Sales Trainer dan Founder Komunitas Sales Indonesia (KOMISI).

Dedy menyebut ada empat tahap negosiasi. Pertama, investigasi yakni mencari tahu mengenai hal yang akan dinegosiasikan, kandidat lain yang ikut bernegosiasi, waktu yang dimiliki, hal yang akan diterima, dan fakta-fakta yang ada. Kedua, presentasi yaitu tahap pertukaran informasi, saling menjelaskan permasalahan dan kebutuhan serta pengajuan tawaran awal. Ketiga, tahap penawaran dimana negosiator harus bisa meminta lebih tinggi sebagai strategi menghindari jalan buntu karena konflik ego para negosiator. Keempat, kesepakatan.

Dedy memberikan tips, seorang negosiator yang baik hendaknya tidak membiarkan ekspresinya mudah terbaca dan membuka jaringan seluas-luasnya untuk mendapatkan semakin banyak informasi.