Huawei, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) global terkemuka dan pemimpin industri LTE, bekerja sama dengan Rohill, perusahaan spesialis penyedia infrastruktur telekomunikasi profesional, memamerkan LTEtraNode (solusi LTE/TETRA yang terintegrasi) saat Critical Communications World 2013 (sekaligus TETRA World Congress) pada 23 Mei untuk menunjukkan solusi komunikasi yang inovatif kepada para pengunjung internasional.

Untuk memperkuat kedudukan mereka di pasar telekomunikasi yang kritis dan demi mempersiapkan diri memenuhi permintaan konsumen di masa mendatang, Huawei dan Rohill memutuskan untuk bekerja sama dan memadukan kekuatan masing-masing di bidang LTE dan TETRA. Huawei dan Rohill memulai usaha bersama di mana kedua perusahaan ini akan menawarkan solusi mobile broadband untuk usaha-usaha yang bergerak di bidang komunikasi. Dengan pesatnya pertumbuhan jaringan LTE di dunia, baik dari sektor privat maupun swasta, Huawei dan Rohill melihat tingginya permintaan jaringan telekomunikasi yang terintegrasi dengan jaringan TETRA, yang sudah lebih dulu tersedia, dalam rangka menyediakan TETRA yang lebih fungsional, selain tentu saja LTE. Solusi LTEtraNode dan perkembangannya di masa depan bertujuan tidak hanya untuk membantu keamanan publik, tapi juga untuk memfasilitasi berbagai macam sektor seperti pemerintahan, transportasi, dan minyak & gas.

Ketika CCW berlangsung, banyak perusahaan beramai-ramai memamerkan kemampuan dari solusi LTE/TETRA yang terintegrasi sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan tertentu. LTE/TETRA memungkinkan end-user untuk mendapatkan kapasitas data dan kemampuan yang sama dengan solusi yang telah diperkenalkan terlebih dahulu ke jaringan publik. Bila digabung dengan peralatan yang mampu mengakomodasi performa, ketersediaan, kepercayaan dan keamanan, maka LTE/TETRA adalah solusi terbaik yang bisa ditawarkan untuk berbagai jenis aplikasi.

Solusi LTE/TETRA seperti yang didemonstrasikan di CWW adalah langkah pertama dalam mewujudkan strategi jangka panjang. Huawei dan Rohill sangat percaya bahwa integrasi LTE/TETRA yang lebih jauh dan juga stadarisasi adalah cara-cara yang memungkinkan pengguna menikmati kekuatan data LTE secara maksimal. Sementara itu solusi kelas menengah lain yang tidak berfokus pada LTE diramalkan sudah akan kuno ketika diluncurkan. Rohill dan Huawei berencana menawarkan solusi yang dapat digunakan di pita frekuensi 3GPP biasa sekaligus juga di frekuensi rendah dan tinggi untuk memenuhi kebutuhan coverage dan kapasitas. Terminal yang sesuai nantinya akan dikembangkan demi memfasilitasi aplikasi-aplikasi yang berbeda.

Pada bulan Januari tahun 2013, Huawei secara resmi menjadi anggota dari TCCA (TETRA and Critical Communications Association, TETRA and Critical Communications Association di dunia). Huawei akan memanfaatkan teknologinya yang sudah diakumulasi di sektor komunikasi nirkabel demi berkontribusi pada proses evolusi dari teknologi TETRA menuju generasi selanjutnya.

Standar komunikasi TETRA (Terrestrial Trunked Radio) telah digunakan secara luas untuk bisnis komunikasi suara. TETRA menawarkan keuntungan yang signifikan dibandingkan dengan sistem radio lainnya. Kehebatannya antara lain dari segi kualitas suara, fitur komunikasi (trunking, penyusunan skala prioritas dan pencegahan, encryption, perekaman, dll) dan kemampuan interoperability.

LTE (Long Term Evolution), atau dikenal sebagai 4G, menawarkan fasilitas uplink dan downlink data yang lebih tinggi, dengan latency yang lebih rendah (memungkinkan periode telepon yang lebih baik daripada standar TETRA) dan layanan telekomunikasi berkecepatan lebih tinggi daripada teknologi-teknologi lainnya. Sesuai dengan pemahaman tentang kebutuhan perusahaan, Huawei mempromosikan eLTE (enterprise LTE) yang memiliki fitur multi-band (dari 400 Mhz~5,8GHz), multi-scenarios, multi-servis dan full-portfolio. Fitur-fitur ini menjadikan LTE sebagai teknologi yang cocok untuk membangun jaringan komunikasi dan aplikasi generasi terbaru. Secara otomatis, jaringan akan mampu memberikan kapasitas bandwidth lebih tinggi untuk aplikasi berat seperti video-based, juga memberikan lebih banyak kanal dengan Tetra dalam kondisi yang sulit.