Pixel People, sebuah game iOS, telah berhasil meraup keuntungan lebih dari US$ 700.000 dengan 2 juta download dalam rentang waktu tiga bulan, ungkap pembuatnya, Lambdamu. Kunci keberhasilan mereka, menurut juru bicara perusahaan, adalah kesepakatan kerjasama pendistribusian dengan Chillingo.

Perusahaan kecil Singapura ini hanya memiliki sepuluh karyawan dan telah berdiri sejak tahun 2009. 

Game ini merupakan sebuah game dengan genre ‘strategi kasual’ yang mengharuskan penggunanya untuk mendesain dan menata sebuah kota dengan bangunan dan menempatkan warga pixel sebagai penghuninya. Salah satu tugasnya adalah untuk menemukan pekerjaan baru bagi warga dengan “DNA-splicing” yaitu menggabungkan dua warga dengan pekerjaan yang berbeda untuk mendapatkan yang baru. Ya, semacam kawin silang. Sebagian besar perkawinan silang ini dapat dibilang cukup logis, misalnya jika kita memasangkan seorang arsitek dan seorang pemimpi maka akan menghasilkan seorang seniman, lalu jika kita memasangkan seorang dokter dan seorang fotografer maka akan menghasilkan seorang radiolog.

Nampaknya rahasia kesuksesan Pixel People ini adalah keputusan Lambdamu untuk bekerjasama dengan publisher yang cukup besar yaitu, Chillingo. Chillingo telah tercatat meluncurkan beberapa game besar seperti Angry Birds dan Cut The Rope. Dan telah diakuisisi oleh EA sebesar US$ 20 Juta pada bulan Oktober 2010.

CEO Lambdamu, Ivan Loo, mengatakan bahwa debut Pixel People yang didorong oleh Chillingo tidaklah sama seperti yang selama ini dilihat oleh perusahaannya. Setelah Pixel People diluncurkan, game ini meraih satu juta download dalam dua minggu pertama. 

Kini saat Pixel People telah terkenal, mereka tidak akan mencoba dengan publisher lainnya lagi. CCO Lambdamu, Abhishek Radhakrishnan, mengatakan, mungkin perusahaan akan mampu mempublish judul berikutnya sendiri. “Bahkan jika orang tidak mengenal Lambdamu, kita dapat mengatakan ‘Pembuat Pixel People’ pada layar splash game berikutnya.”

COO Chillingo, Ed Rumley mengatakan pada sebuah wawancara tahun 2012, nilai kemampuan sebuah publisher ada jika mereka membantu developer indie menaruh sedikit kebijakan ke dalam permainannya sendiri sebelum dirilis, dengan begitu akan mempengaruhi pemasaran.

Untuk saat ini, Lambdamu masih memperbaharui Pixel People dengan beragam konten baru, namun Loo tidak mengharapkan 200.000 pengguna aktif bulanannya bermain selamanya. Masih perlu juga dilihat apakah nama Pixel People cukup untuk mengapungkan proyek Lambdamu berikutnya. Mereka juga sedang mengembangkan sebuah game yang berjudul “Are You A Dodo?” bersamaan dengan sebuah buku yang keluar dari seorang penulis Singapura bernama Adeline Foo, dimana karakter dalam buku tersebut akan memainkan game ini. Diharapkan akan terlaksana akhir tahun ini.