Aplikasi Mobile Messaging global nampaknya kini telah menjadi medan pertempuran sosial yang baru. Perusahaan-perusahaan Start Up yang memiliki kesempatan yang kecil dalam menandingi dominasi Facebook di web mulai menyerang kerajaan Zuckerberg dengan fokus pada social networking dalam kontak ponsel anda. Hanya dengan memasukkan nomor telepon anda, aplikasi ini sudah bisa mengetahui siapa saja teman-teman anda. Anda tidak perlu lagi membangun kembali grafik sosial anda. Networking sudah tersedia di telepon anda sendiri, hanya tinggal menunggu diaktifkan saja.

Pertumbuhan Smartphone jelas sekali memicu tren. Semakin banyak aplikasi pesan cross-platform yang meledak di pasar untuk mengambil keuntungan dari kuatnya fitur perangkat komunikasi yang tidak pernah jauh dari pemiliknya—semuanya berlomba-lomba untuk mengambil kesempatan dari Facebook yang telah membangun kerajaan fitur komunikasi dengan konten mereka sendiri, dan juga menambahkan lebih banyak fitur sosial untuk tetap menjaga kenyamanan pengguna dalam menggunakan dan bersosialisasi dalam aplikasi tersebut—dari sharing foto dengan gaya filter-nya Instagram, layanan HD video call, alat untuk membuat kreasi meme, hingga membuat karakter kartun yang imut.

Sedikit demi sedikit, aplikasi mobile messaging ini mulai menggerogoti stigma jaringan sosial berbasis web, bahkan saat mereka menciptakan konten platform sosial online mereka sendiri untuk memperluas dan meningkatkan penawaran mobile mereka. Facebook sangat lambat dalam menanggapi ancaman ini, tetapi kemudian mereka melawan lagi melalui aplikasi messenger tersendiri, dan penambahan lainnya seperti SnatChat lawannya Poke. Seberapa seriuskah Facebook dalam menanggapi persoalan ancaman aplikasi mobile messenger sekarang ini jelas sekali terlihat pada pelayanan mobilenya : Facebook Home.

Namun, Facebook Home mungkin agak sedikit terlambat. Dengan ketersediaan yang terbatas, launcher yang belum digunakan terlalu banyak—mereka hanya mendapat sekitar satu juta pendownload, dan kemungkinan besar tidak akan pernah menyentuh plaatform iOS. Facebook Home juga hanya mendapatkan dua bintang rating di Google Play sejauh ini. Strategi Facebook mencoba menghentikan pelarian kereta mobile messenger app dengan berdiri di atas rel kereta api nampaknya seperti harapan yang cukup menyedihkan. Lebih baik mereka mendukung penggunaan aplikasi mobile messenger—ya, namun itulah tantangannya.

Berikut ini adalah pemain primer pada mobile messaging terbesar dalam pasar saat ini—ini bukan merupakan daftar yang lengkap, namun dapat dilihat disini sebagai beberapa pemain besar yang serius menyerang Facebook dengan benteng Zuckerberg. Pertanyaan besar bagi Facebook sekarang ini adalah apakah mungkin hanya ada satu pemenang social messaging, dan jika tidak bagaimana mungkin banyak para chatter memilih untuk chat di platform lain?