Pemerintah China dilaporkan akan mengeluarkan izin 4G pada akhir tahun ini atau setidaknya paling lambat awal 2014, menurut pemberitaan dari Techcrunch, China Mobile juga akan dikondisikan untuk mengambil tawaran konstruksi jaringan 4G sesegera mungkin pada bulan ini. Upaya negara untuk mengambil jaringan TD-LTE sesegera mungkin merupakan kesempatan potensial yang menguntungkan bagi para pembuat peralatan telekomunikasi,  yang telah dicederai oleh ekonomi global yang melemah.

Selain operator domestik seperti Huawei dan ZTE, peralatan telekomunikasi asing dan para pembuat chip berharap untuk memastikan pertumbuhannya bagi perluasan jaringan 4G China Mobile termasuk Ericsson, Nokia Siemens, Alcatel-Lucent, Qualcomm, dan Samsung Electronics.

Bulan lalu China Mobile mengatakan bahwa mereka  akan menghabiskan 190.200.000.000 Yuan (US$ 30.100.000.000) pada jaringannya tahun ini, dengan sekitar seperempat dari jumlah tersebut dialokasikan untuk teknologi TD-LTE. Perusahaan Operator Telekomunikasi terbesar di dunia berdasarkan jumlah pelanggannya, diharapkan dapat membangun 200.000 basis TD-LTE, selain hanya 110.000 basis 3G. Pelanggan 4G dari China Mobile diperkirakan akan mencapai 228.800.000 pada tahun 2017, mewakili 52% dari 439.900.000 total pengguna 4G China, berdasarkan prediksi HIS iSuppli.

Ericsson, vendor 4G terbesar di dunia, sangat bersemangat untuk mengambil sebagian besar pasar 4G di China. Operator telekomunikasi domestik ZTE dan Huawei diharapkan mendapat kontrak jaringan 4G dengan tiga operator besar di China (China Mobile, China Unicom, China Telecom), namun, hal itu dikarenakan mereka mendapatkan dukungan dari pemerintah China. Mendapatkan kontrak merupakan hal yang sangat penting bagi ZTE karena kinerjanya telah tertinggal Huawei. 

Masih belum bisa dipastikan apakah China Mobile dan China Telecom akan mengoperasikan jaringan TD-LTE bersama atau secara terpisah. Operator terpenting ketiga di China, China Unicom, ingin memegang 3G TD-SCDMA selama mungkin karena belum menutup 100 Miliar Yuan-nya (US$ 16.300.000.000) investasi di jaringan kecepatan yang lebih lambat, yang telah mulai dibangun pada tahuhn 2007. Pendahulu TD-LTE yaitu TD-SCDMA pada awalnya dikembangkan untuk menjadi standar 3G global, namun pada akhirnya penggunaannya hanya terbatas di China saja.