Memang saat ini Google Glass masih dalam tahap uji coba dengan dibagikan kepada sejumlah developer atau pengembang. Jay Lee adalah seseorang yang beruntung mencicipi kecanggihan dari kacamata pintar besutan Google. Tak hanya sekedar mencoba kecanggihan dari kacamata ini, tapi Lee membuka rahasia teknologi yang tersemat dalam Google Glass. 

Dilansir Arstechnica (29/4), kacamata yang bermuatan teknologi itu diketahui menggunakan prosesor Texas Instruments dual-core OMAP 4430 SoC dengan RAM sebesar 1GB, dan 682MB di antaranya tersedia untuk developer. Prosesor ini tergolong produk lawas karena serupa seperti yang digunakan oleh Samsung Galaxy S2.

Beberapa waktu lalu, Google memang mengumumkan secara resmi spesifikasi dari Google Glass, namun tanpa menyebutkan prosesor apa yang disematkan di dalamnya. Menurut Google, kacamata canggihnya ini dilengkapi flash memori 16GB, kamera 5 megapiksel, display HD, dan dijalankan dengan sistem operasi Android 4.0.4. Google Glass juga disebut dibekali konektivitas WiFi 802.11 b/g, Bluetooth, dan sistem audio yang terintegrasi langsung ke telinga pengguna.