Terobosan dibidang kelautan baru saja dilakukan. Sebuah sistem sensor berteknologi tinggi dan kabel serat optik sedang dipasang di timur laut Samudera Pasifik yang akan memungkinkan monitoring real-time dan pengumpulan data dari dasar laut. Proyek ini diperkirakan akan menjadi observatorium bawah laut terbesar di dunia.

Banyak aspek laut yang sangat sulit untuk dipelajari  dengan metode tradisional. Para peneliti biasanya dengan menggunakan pemantauan satelit dan peralatan canggih lainnya untuk melakuka aktivitasnya. Tapi untuk beberapa lokasi, seperti di dasar samudra dekat sebuah gunung berapi bawah laut yang aktif, metode yang lebih rumit diperlukan.

The Regional Cabled Observatory yang didanai oleh National Science Foundation, merupakan salah satu proyek yang dapat membawa studi laut ke abad 21, karena akan mengumpulkan dan aliran data dan video secara realtime dari 12 sensor bawah laut.

Sensor akan fokus pada tekanan pemantauan, kadar oksigen, arus laut dalam, aktivitas seismik, audio bawah air, dan banyak lagi. Kabel serat optik akan membentuk, pada dasarnya, internet laut, dan merupakan bagian dari NSF Samudera Observatorium Initiative (Ooi).