Seorang pilot komersial mengaku telah menciptakan satu aplikasi pada ponsel pintar untuk membajak pesawat, hal ini diragukan dan bahkan dibantah oleh Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (EASA) serta Administrasi Penerbangan Federal Amerika serikat (FAA). EASA dan FAA menepis klaim yang diutarakan oleh pilot sekaligus insinyur, Hugo Teso. Menurut mereka hasil temuannya itu hanyalah simulator pelatihan berbasis PC.

Teso menyampaikan temuan briliannya saat konferensi di Amsterdam, Belanda, pekan lalu. Teso adalah juga peneliti N.runs, perusahaan sistem keamanan komputer dari Jerman. Dalam konferensi itu, Teso membeberkan bagaimana aplikasi yang dinamainya PlaneSploit yang berbasis Android, bisa memasukkan pesan ke sistem pesan otomatis pesawat (ACARS) dalam pesawat.

ACARS berfungsi sebagai media komunikasi yang memungkinkan menara pengawas dan pilot bertukar pesan teks melalui radio VHF. ACARS juga digunakan untuk mengirimkan data diagnostik pesawat dan mesin ke maskapai-maskapai. Kendati demikian, tidak ada yang tidak mungkin ketika ACARS ini digunakan menyimpang dari yang seharusnya. 

Tak hanya itu, Teso mengaku telah membeli sistem Honeywell dan Rockwell Collins bekas yang umum digunakan industri penerbangan, dari eBay. Dia menyebut semua pengujian yang dilakukannya valid, dan bahwa adaptasi minimal membuatnya bisa mengeksploitasi kelemahan pada pesawat yang sesungguhnya. Teso mengaku kini bekerjasama dengan EASA, anehnya EASA malah menyanggah asumsinya.

Di sisi lain, ada sebuah studi pada September 2011 mengenai keputusan FAA mengganti radar  dengan teknologi pelokasian pesawat berbasis GPS yang dinamai ADS-B. Lembaga ini menyatakan sinyal GPS palsu dari penyerang bisa membuat pesawat palsu muncul di layar kokpit, lalu memaksa awak pesawat mengambil langkah pengelakan karena takut menabrak pesawat palsu yang disangka asli itu. Dari para pakar, keamanan komputer sendiri selama bertahun-tahun telah memperingatkan bahwa sejumlah teknologi yang lagi berkembang bisa menguak kerentanan pesawat sehingga bisa diretas.